Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2024

Manusia berencana, Tuhan menentukan (Epilog)

Oke, chapter ini dibuat sebenarnya cuma sebagai pembelajaran buat aku pribadi. Karna kejadian yang baru baru ini terjadi membuat aku banyak sabar, sadar dan juga belajar. Singkatnya cerita Aisyah berakhir disini. Mulai saat ini. Aku ga menyalahkan dia atau siapapun. Aku menyalahkan diriku sendiri yang terlalu hobi memaksa keadaan. Yang terlalu naif dan seringkali dibutakan oleh situasi yang terjadi didepan mata. Aku adalah si orang yang paling ahli berpura pura. Aku seringkali mengabaikan kejadian kejadian yang tidak kumengerti. dan juga, mungkin karena aku terlalu terobsesi dengan Aisyah. Di saat aku mengetik tulisan ini, hati sedang hancur hancurnya. Kepala sibuk memikirkan cara bagaimana agar bisa tenang. Tapi semua itu minim aksi, yang bisa kulakukan hanya terpuruk diam dalam kamarku, Hanya keluar untuk mencari makan sekedar agar tetap bernafas. Perjuangan yang berdurasi hampir 6 tahun itu kini kandas. Semua tawa luka itu lenyap. Posisiku sekarang masi ada dalam posisi yang serba...

Datch Syah vs Hal Ghaib (#13)

     Oke, Mari kita mulai cerita ini dengan opini pribadiku mengenai hal-hal ghaib. Menurut Aku pribadi, aku percaya bahwasanya hal mistis, hantu dan setan itu ada. Hal hal tak kasat mata diluar sana itu memang benar adanya. Tapi Aku bukan tipe manusia yang takut akan Hal itu. Aku bukan tipe manusia yang bisa ditakut takuti oleh cerita Hantu atau film horor yang selama ini pernah ku tonton. Bahkan cerita mereka yang mengatakan bahwasanya setan itu sampai melukai manusia, itu sulit untuk kupercaya. Ini opiniku, gaperlu ngamuk kalo ga sepemikiran. Dan selama aku hidup, aku belum pernah melihat sosok yang berhasil membuatku kepikiran atau ketakutan sampai tidak tidur. Kejadian horor yang pernah kualamin selama hidup itu ada beberapa. Contohnya itu waktu aku masi umur sekitar 11 atau 12 tahunan. Yaa masi SD laa. Nah waktu itu, Aku sempat “Diumpetin Setan” atau setidaknya kek gitulah kata mamak dan saudaraku. Sedikit cerita, aku dulu anak yang baperan (Terlalu baperan kalo d...